Balitempoeduloe Photos on Instagram

See related and similar tags

Report inappropriate content

@balipuspanews

PARA PENABUH GAMBELAN ANGKLUNG SAAT UPACARA NGABEN DI BALI TAHUN 1936 Gamelan Angklung : Angklung (dikenal sebagai Angklung Kelentungan) adalah suatu jenis alat musik tradisional yang terbuat dari empat kepingan logam, menghasilkan empat nada. Jenis gamelan seperti ini menghasilkan nada sedih, melankolis, dan lulling dinamis. Angklung merupakan bentuk gamelan tertua di Bali, berasal dari abad ke-10. Umumnya, Angklung dimainkan untuk mengiringi suatu upacara kremasi... dikutip dalam coretan kecil Agus Satriya Wibawa dalam artikel blog seni dan Budaya Kabupaten Karangasem Bali. Untuk jenis musiknya, seperti yang dikutip dalam Babad Bali, Angklung memiliki jenis musik yang berlaras slendro, tergolong barungan madya yang dibentuk oleh instrumen berbilah dan pencon dari krawang, kadang-kadang ditambah angklung bambu kocok (yang berukuran kecil). Dibentuk oleh alat-alat gamelan yang relatif kecil dan ringan (sehingga mudah dimainkan sambil berprosesi). Di Bali Selatan gamelan ini hanya mempergunakan 4 nada sedangkan di Bali Utara mempergunakan 5 nada. Berdasarkan konteks penggunaaan gamelan ini, serta materi tabuh yang dibawakan angklung dapat dibedakan menjadi : Angklung klasik/ tradisional, dimainkan untuk mengiringi upacara (tanpa tari-tarian) Angklung kebyar, dimainkan untuk mengiringi pagelaran tari maupun drama. Instrumentasi Gamelan angklung terdiri dari : Sepasang jegogan, jublag dan selebihnya pamade dan kantilan(6-8 pasang). Untuk Angklung Kebyar mempergunakan 12 pencon. 2 buah kendang kecil untuk angklung klasik dan kendang besar angklung kebyar. 1 buah kempur kecuali angklung kebyar mempergunakan gong. 1 buah tawa - tawa. Di kalangan masyarakat luas gamelan ini dikenal sebagai pengiring upacara-upacara Pitra Yadnya (ngaben). Sumber : senitradisionalbali.blogspot.com Foto : oude bali. #BALITEMPOEDULOE #BUDAYA #SENI # #GAMBELAN #ANGKLUNG #NGABEN # #Denpasar #Badung #Gianyar #Tabanan #Klungkung #Karangasem #Buleleng #Jembrana #Bangli #BaliTerkini #InfoDenpasar #InfoDps #CitizenJournalist #Balipuspanews #InfoBali #FollowToFollow #Viral Punya info menarik untuk kami tayangkan?, cukup Tag/DM akun kami @balipuspanews Mohon Follow/Likenya gih, SUKSMA!

0
@sutama2018

Rahajeng nyangre rahinan galungan #balitempoeduloe #menyame #bhinekatunggalika

3
@krisnapalguna8

If this simplicty already make happy , why do we need to find a luxury again ? #Balitempoeduloe #Bali1939 #lifetime #Tradisibali at Bali

3
@balipuspanews

BEMO RODA TIGA SANGLAH_KERENENG PP Wah memori saat itu tak akan terlupakan Bagi kalian yang merasakan dan melewati Masa itu pasti memiliki banyak kenanangan Yang unik,lucu,sedih dan bahagia Ada yang punya pengalaman menarik Tentang alat transfortasi ini? Sumber : BTD Foto : Lan Lynas , 3 september 1991 #BALITEMPOEDULOE #DENPASAR # #TRANSPORTASI #BEMO #KUNO # Sumber Bali Tempoe Duloe

3
@balipuspanews

SEBUAH MOBIL ANGKUTAN UMUM JURUSAN KLUNGKUNG - MENANGA DI MASA LAMPAU. Angkutan umum jenis ini dahulu sering Berlalu lalang di jalanan,bagi yang dulu Pernah merasakan menumpang kendaraan Ini pasti tak akan melupakan kenangan nya Sumber : BTD Foto : Alain , Tahun 1971 #BALITEMPOEDULOE #TRANSPORTASI # #BUDAYA #SEJARAH #BALI #WIKIPEDIA # #ARSIPSEJARAHBALI #BALILAMPAU # #Denpasar #Badung #Gianyar #Tabanan #Klungkung #Karangasem #Buleleng #Jembrana #Bangli #BaliTerkini #InfoDenpasar #InfoDps #CitizenJournalist #Balipuspanews #InfoBali #FollowToFollow #Viral Punya info menarik untuk kami tayangkan?, cukup Tag/DM akun kami @balipuspanews.ekop Mohon Follow/Likenya gih, SUKSMA! Fb: balipuspanews Twitter: @balipuspanews Web: balipuspasnews.com

5
@balipuspanews

MENUMPANG TRUK DAN BEMO SAAT PIODALAN DI PURA BESAKIH Memori masa lalu itu pasti masih sangat Melekat hingga kini.karena rasa bakti kita Terhadap sang pencipta apapun akan di Lakukan untuk menunjukannya.seperti Pada foto betapa senang rasanya melewati Masa itu melakukan persembahyangan Dengan menumpang alat transportasi Truk atau bemo di kala itu. Ada semeton yang punya kenangan Seperti pada foto ? Sumber : BTD Foto : ramdarook tahun 1982 #BALITEMPOEDULOE #BUDAYA # #YADNYA #BESAKIH #BALIPIDAN # #Denpasar #Badung #Gianyar #Tabanan #Klungkung #Karangasem #Buleleng #Jembrana #Bangli #BaliTerkini #InfoDenpasar #InfoDps #CitizenJournalist #Balipuspanews #InfoBali #FollowToFollow #Viral Punya info menarik untuk kami tayangkan?, cukup Tag/DM akun kami @balipuspanews.ekop Mohon Follow/Likenya gih, SUKSMA! Fb: balipuspanews Twitter: @balipuspanews Web: balipuspasnews.com

0
@info_tabanan

SUASANA NGABEN DI BALI JANUARI 1951 Terlihat sebuah Bade dan masyarakat yang melakukan prosesi upacara ngaben di sebuah kuburan begitu sederhana hanya menggunakan celana pendek dan topi seperti pada foto hanya beberapa yang menggunakan pakaian Adat. Wah jauh berbeda dengan jaman Sekarang ini ya Semeton. Foto : E . Asian Archeology & culture historis #infotabanan Src: BaliTempoeDuloe #BALITEMPOEDULOE #BUDAYA #SEJARAH #PITRAYADNYA

7
@tabanan_today

Ada yang kenal Semeton Desa Beraban?? Mungkin ibu ini adalah Ibu atau Neneknya semeton?? 😉😉😉 . . . . PANAS PANAS GINI BAWAANNYA PINGIN MINUM.. TAU GA SEMETON, MINUMAN YANG MANIS DAN POPULER DI BALI PADA MASA LAMPAU " STRUP " . Seorang pedagang wanita di area pura Tanah lot Tabanan menjual makanan Dan minuman , nah minuman yang ber Warna merah muda itulah yang di sebut Strup berbahan air , di peraskan jeruk nipis Dan di tambahkan gula yang berwarna Merah , adakah di antara semeton yang Pernah ga minum minuman ini ? 😊 Sumber : BTD Foto : Robin Rowles , Tahun 1972 VIA FB Bali tempoe doelou #BALITEMPOEDULOE #KENANGAN # #MASALALU #NOSTALGIA #BALI # Via @punapitabanan

0
@tanahlotid

Ada yang kenal Semeton Desa Beraban?? Mungkin ibu ini adalah Ibu atau Neneknya semeton?? 😉😉😉 . . . . PANAS PANAS GINI BAWAANNYA PINGIN MINUM.. TAU GA SEMETON, MINUMAN YANG MANIS DAN POPULER DI BALI PADA MASA LAMPAU " STRUP " #infoserangan #tanahlot . Seorang pedagang wanita di area pura Tanah lot Tabanan menjual makanan Dan minuman , nah minuman yang ber Warna merah muda itulah yang di sebut Strup berbahan air , di peraskan jeruk nipis Dan di tambahkan gula yang berwarna Merah , adakah di antara semeton yang Pernah ga minum minuman ini ? 😊 Sumber : BTD Foto : Robin Rowles , Tahun 1972 VIA FB Bali tempoe doelou #BALITEMPOEDULOE #KENANGAN # #MASALALU #NOSTALGIA #BALI # Via @punapitabanan at DTW TANAH LOT

0
@kebaya_balikyu

PANAS PANAS GINI BAWAANNYA PINGIN MINUM.. TAU GA SEMETON, MINUMAN YANG MANIS DAN POPULER DI BALI PADA MASA LAMPAU " STRUP " #infoserangan #tanahlot . Seorang pedagang wanita di area pura Tanah lot Tabanan menjual makanan Dan minuman , nah minuman yang ber Warna merah muda itulah yang di sebut Strup berbahan air , di peraskan jeruk nipis Dan di tambahkan gula yang berwarna Merah , adakah di antara semeton yang Pernah ga minum minuman ini ? 😊 Sumber : BTD Foto : Robin Rowles , Tahun 1972 VIA FB Bali tempoe doelou #BALITEMPOEDULOE #KENANGAN # #MASALALU #NOSTALGIA #BALI # Via @punapitabanan @RepostIt_app

0
@infoserangan

PANAS PANAS GINI BAWAANNYA PINGIN MINUM.. TAU GA SEMETON, MINUMAN YANG MANIS DAN POPULER DI BALI PADA MASA LAMPAU " STRUP " #infoserangan #tanahlot . Seorang pedagang wanita di area pura Tanah lot Tabanan menjual makanan Dan minuman , nah minuman yang ber Warna merah muda itulah yang di sebut Strup berbahan air , di peraskan jeruk nipis Dan di tambahkan gula yang berwarna Merah , adakah di antara semeton yang Pernah ga minum minuman ini ? 😊 Sumber : BTD Foto : Robin Rowles , Tahun 1972 VIA FB Bali tempoe doelou #BALITEMPOEDULOE #KENANGAN # #MASALALU #NOSTALGIA #BALI # Via @punapitabanan

14
@punapitabanan

PANAS PANAS GINI BAWAANNYA PINGIN MINUMMM..TAU GA SEMETON, MINUMAN YANG MANIS DAN POPULER DI BALI PADA MASA LAMPAU " STRUP " Seorang pedagang wanita di area pura Tanah lot Tabanan menjual makanan Dan minuman , nah minuman yang ber Warna merah muda itulah yang di sebut Strup berbahan air , di peraskan jeruk nipis Dan di tambahkan gula yang berwarna Merah , adakah di antara semeton yang Pernah ga minum minuman ini ? 😊 Sumber : BTD Foto : Robin Rowles , Tahun 1972 VIA FB Bali tempoe doelou #BALITEMPOEDULOE #KENANGAN # #MASALALU #NOSTALGIA #BALI # at Tanah Lot Bali

3
@dekbigi69

Setiap orang pasti memiliki kenangan, baik atau buruknya kenangan itu tergantung bagaimana kita mengenangnya. #baliaga #balitempoeduloe

0
@tabanan_today

SEJARAH GEMPA YANG MENGGUNCANG DARATAN BALI DI TAHUN 1917 YANG TERKENAL DENGAN NAMA 'GEJER BALI' ATAU 'BALI BERGUNCANG' . Berdasarkan catatan sejarah, daerah Bali dan sekitarnya dikenal sebagai daerah yang rawan gempa bumi, Tercatat beberapa kali gempa besar yang menyebabkan korban jiwa dan kerugian harta benda, diantaranya gempa tahun 1917, gempa Seririt (1976), gempa Culik (1979) dan gempa Karangasem (2004). . Pada tahun 1917 gempa bumi dahsyat mengguncang seluruh daratan Bali. Akibat gempa bumi ini tercatat korban tewas 1500 orang. Gempa bumi dikenal sebagai Gejer Bali yang artinya Bali berguncang. Gempa bumi dahsyat yang kedua setelah Gejer Bali adalah Gempa bumi Seririt yang terjadi pada tanggal 14 Juli 1976. Gempa bumi ini berkekuatan 6.2 Skala Richter dengan episentrum di daratan. Gempa bumi Seririt menelan korban tewas sebanyak 559 orang, luka berat 850 orang dan luka ringan 3.200 orang. . Dilaporkan juga, hampir 75% dari seluruh bangunan rumah di Tabanan dan Jembrana mengalami kerusakan. Gempa bumi Karangasem pertama (6.0 Skala Richter) terjadi pada tanggal 17 Desember 1979 yang menelan korban tewas sebanyak 25 orang, 47 luka berat. . Dampak gempabumi telah meimbulkan puluhan rumah roboh dan ditemukan retakan tanah sepanjang 500 meter. Gempabumi Karangasem kedua (6.2 Skala Ricter), terjadi pada tanggal 2 Januari 2004 menelan seorang korban tewas dan 33 orang luka-luka. Beberapa daerah yang mengalami kerusakan parah adalah daerah Tenganan, Dauh Tukad, Abang, Tohpati, Muncan, dan Bukit. . (Sumber: Daryono, BMKG) balai3.denpasar.bmkg.go.id/sejarah-gempa-merusak | BTD. Foto : Tropenmuseum . Repost @balichannel #balitempoeduloe #sejarah #gempa #gejerbali #bencana #tabanan_today #tbn_today

1
@ketutlecir

Potrait of bali #balitempoeduloe #balitempodulu #baliklasik

0
@nyamegelah

BEGINI SUASANA NGABEN DI BALI TAHUN 1951 SEMETON! . Terlihat sebuah Bade dan masyarakat yang melakukan prosesi upacara ngaben di sebuah kuburan begitu sederhana hanya menggunakan celana pendek dan topi seperti pada foto hanya beberapa yang menguntungkan pakaian Adat. Wah jauh berbeda dengan jaman sekarang ini ya Semeton. . Ngaben merupakan salah satu upacara yang dilakukan oleh Umat Hindu di Bali yang tergolong upacara Pitra Yadnya (upacara yang ditunjukkan kepada Leluhur). Beberapa pengertian dari Ngaben, sebagai berikut: . 1. Ngaben secara etimologis berasal dari kata api yang mendapat awalan nga, dan akhiran an, sehingga menjadi ngapian, yang disandikan menjadi ngapen yang lama kelamaan terjadi pergeseran kata menjadi ngaben. Upacara Ngaben selalu melibatkan api, api yang digunakan ada 2, yaitu berupa api konkret (api sebenarnya) dan api abstrak (api yang berasal dari Puja Mantra Pendeta yang memimpin upacara). 2. Versi lain mengatakan bahwa Ngaben berasal dari kata beya yang artinya bekal, sehingga ngaben juga berarti upacara memberi bekal kepada Leluhur untuk perjalannya ke Sunia Loka. 3. Versi lain, Ngaben berasal dari nge - "abu" - in. Disandikan menjadi Ngaben, merupakan. upacara pengembalian unsur tubuh kepada unsur alam. . Sumber : BTD & Wikipedia (@balichannel) Foto : E . Asian Archeology & culture historis #balitempoeduloe #budayabali #sejarahbali #pitrayadnya #infoserangan

0
@localbali_

BEGINI SUASANA NGABEN DI BALI TAHUN 1951 SEMETON! . Terlihat sebuah Bade dan masyarakat yang melakukan prosesi upacara ngaben di sebuah kuburan begitu sederhana hanya menggunakan celana pendek dan topi seperti pada foto hanya beberapa yang menggunakan pakaian Adat. Wah jauh berbeda dengan jaman sekarang ini ya Semeton. . Ngaben merupakan salah satu upacara yang dilakukan oleh Umat Hindu di Bali yang tergolong upacara Pitra Yadnya (upacara yang ditunjukkan kepada Leluhur). Beberapa pengertian dari Ngaben, sebagai berikut: . 1. Ngaben secara etimologis berasal dari kata api yang mendapat awalan nga, dan akhiran an, sehingga menjadi ngapian, yang disandikan menjadi ngapen yang lama kelamaan terjadi pergeseran kata menjadi ngaben. Upacara Ngaben selalu melibatkan api, api yang digunakan ada 2, yaitu berupa api konkret (api sebenarnya) dan api abstrak (api yang berasal dari Puja Mantra Pendeta yang memimpin upacara). 2. Versi lain mengatakan bahwa Ngaben berasal dari kata beya yang artinya bekal, sehingga ngaben juga berarti upacara memberi bekal kepada Leluhur untuk perjalannya ke Sunia Loka. 3. Versi lain, Ngaben berasal dari nge - "abu" - in. Disandikan menjadi Ngaben, merupakan. upacara pengembalian unsur tubuh kepada unsur alam. . Sumber : BTD & Wikipedia (@balichannel) Foto : E . Asian Archeology & culture historis #balitempoeduloe #budayabali #sejarahbali #pitrayadnya - #regrann

1
@kabar_badung

BEGINI SUASANA NGABEN DI BALI TAHUN 1951 SEMETON! . Terlihat sebuah Bade dan masyarakat yang melakukan prosesi upacara ngaben di sebuah kuburan begitu sederhana hanya menggunakan celana pendek dan topi seperti pada foto hanya beberapa yang menguntungkan pakaian Adat. Wah jauh berbeda dengan jaman sekarang ini ya Semeton. . Ngaben merupakan salah satu upacara yang dilakukan oleh Umat Hindu di Bali yang tergolong upacara Pitra Yadnya (upacara yang ditunjukkan kepada Leluhur). Beberapa pengertian dari Ngaben, sebagai berikut: . 1. Ngaben secara etimologis berasal dari kata api yang mendapat awalan nga, dan akhiran an, sehingga menjadi ngapian, yang disandikan menjadi ngapen yang lama kelamaan terjadi pergeseran kata menjadi ngaben. Upacara Ngaben selalu melibatkan api, api yang digunakan ada 2, yaitu berupa api konkret (api sebenarnya) dan api abstrak (api yang berasal dari Puja Mantra Pendeta yang memimpin upacara). 2. Versi lain mengatakan bahwa Ngaben berasal dari kata beya yang artinya bekal, sehingga ngaben juga berarti upacara memberi bekal kepada Leluhur untuk perjalannya ke Sunia Loka. 3. Versi lain, Ngaben berasal dari nge - "abu" - in. Disandikan menjadi Ngaben, merupakan. upacara pengembalian unsur tubuh kepada unsur alam. . Sumber : BTD & Wikipedia (@balichannel) Foto : E . Asian Archeology & culture historis Repost @balichannel #balitempoeduloe #budayabali #sejarahbali #pitrayadnya

0
@infoserangan

BEGINI SUASANA NGABEN DI BALI TAHUN 1951 SEMETON! . Terlihat sebuah Bade dan masyarakat yang melakukan prosesi upacara ngaben di sebuah kuburan begitu sederhana hanya menggunakan celana pendek dan topi seperti pada foto hanya beberapa yang menguntungkan pakaian Adat. Wah jauh berbeda dengan jaman sekarang ini ya Semeton. . Ngaben merupakan salah satu upacara yang dilakukan oleh Umat Hindu di Bali yang tergolong upacara Pitra Yadnya (upacara yang ditunjukkan kepada Leluhur). Beberapa pengertian dari Ngaben, sebagai berikut: . 1. Ngaben secara etimologis berasal dari kata api yang mendapat awalan nga, dan akhiran an, sehingga menjadi ngapian, yang disandikan menjadi ngapen yang lama kelamaan terjadi pergeseran kata menjadi ngaben. Upacara Ngaben selalu melibatkan api, api yang digunakan ada 2, yaitu berupa api konkret (api sebenarnya) dan api abstrak (api yang berasal dari Puja Mantra Pendeta yang memimpin upacara). 2. Versi lain mengatakan bahwa Ngaben berasal dari kata beya yang artinya bekal, sehingga ngaben juga berarti upacara memberi bekal kepada Leluhur untuk perjalannya ke Sunia Loka. 3. Versi lain, Ngaben berasal dari nge - "abu" - in. Disandikan menjadi Ngaben, merupakan. upacara pengembalian unsur tubuh kepada unsur alam. . Sumber : BTD & Wikipedia (@balichannel) Foto : E . Asian Archeology & culture historis #balitempoeduloe #budayabali #sejarahbali #pitrayadnya #infoserangan

3
@infokedonganan

#Repost @balichannel • • • • • BEGINI SUASANA NGABEN DI BALI TAHUN 1951 SEMETON! . Terlihat sebuah Bade dan masyarakat yang melakukan prosesi upacara ngaben di sebuah kuburan begitu sederhana hanya menggunakan celana pendek dan topi seperti pada foto hanya beberapa yang menguntungkan pakaian Adat. Wah jauh berbeda dengan jaman sekarang ini ya Semeton. . Ngaben merupakan salah satu upacara yang dilakukan oleh Umat Hindu di Bali yang tergolong upacara Pitra Yadnya (upacara yang ditunjukkan kepada Leluhur). Beberapa pengertian dari Ngaben, sebagai berikut: . 1. Ngaben secara etimologis berasal dari kata api yang mendapat awalan nga, dan akhiran an, sehingga menjadi ngapian, yang disandikan menjadi ngapen yang lama kelamaan terjadi pergeseran kata menjadi ngaben. Upacara Ngaben selalu melibatkan api, api yang digunakan ada 2, yaitu berupa api konkret (api sebenarnya) dan api abstrak (api yang berasal dari Puja Mantra Pendeta yang memimpin upacara). 2. Versi lain mengatakan bahwa Ngaben berasal dari kata beya yang artinya bekal, sehingga ngaben juga berarti upacara memberi bekal kepada Leluhur untuk perjalannya ke Sunia Loka. 3. Versi lain, Ngaben berasal dari nge - "abu" - in. Disandikan menjadi Ngaben, merupakan. upacara pengembalian unsur tubuh kepada unsur alam. . Sumber : BTD & Wikipedia (@balichannel) Foto : E . Asian Archeology & culture historis #balitempoeduloe #budayabali #sejarahbali #pitrayadnya

0
@infoserangan

POTRET ANAK - ANAK ZAMAN OLD, SEDANG ASIK NONGKRONG DI WARUNG #infoserangan . Asik dan menyenangkan mungkin itu yang terlihat, belanja di warung membeli makanan / camilan yang kita sukai apalagi yang paling favorit. Pastilah mengesankan masa kecil Itu nongkrong di warung ketika orangtua kita memberikan uang jajan. . Di masa kecil dulu, cemilan apa yang paling favorit kalian beli di warung ketika orangtua memberikan uang jajan? . Sumber : Bali Tempoe Duloe Foto : Rob Bugter , Tahun 1982 @denpasar.viral #balitempoeduloe #masakecil #bali

1
@bali_punya_cerita

POTRET ANAK - ANAK ZAMAN OLD, SEDANG ASIK NONGKRONG DI WARUNG #balipunyacerita . Asik dan menyenangkan mungkin itu yang terlihat, belanja di warung membeli makanan / camilan yang kita sukai apalagi yang paling favorit. Pastilah mengesankan masa kecil Itu nongkrong di warung ketika orangtua kita memberikan uang jajan. . Di masa kecil dulu, cemilan apa yang paling favorit kalian beli di warung ketika orangtua memberikan uang jajan? . Sumber : Bali Tempoe Duloe Foto : Rob Bugter , Tahun 1982 #balitempoeduloe #masakecil #bali #Repost @denpasar.viral

15
@tabanan_today

KEGIATAN ANAK-ANAK DULU MENCARI RUMPUT UNTUK TERNAK . Ketika waktu luang setelah sekolah biasanya digunakan untuk membantu Orang tua mereka entah itu mencari kayu bakar , mencari ikan di sungai , berjualan di pasar dll. Bagi anak laki laki kegiatan mencari rumput/ NGARIT PADANG (NYABIT RUMPUT) mereka lakukan untuk membantu orang tua mereka yang memiliki ternak seperti sapi , kerbau atau kambing kegiatan yang selalu rutin dilakukan di keseharian mereka. . Walau tak semua anak dapat mengenyam Pendidikan di kala itu asal dapat membantu orang tua untuk mencari sesuap nasi mereka sudah sangat bersyukur tapi kini semua berbanding terbalik ya inilah perkembangan jaman yang sudah pasti terjadi. . Siapa ya di antara semeton yang mengalami Hal seperti ini ? . Salam ngarit semeton !!! -- Sumber : Bali Tempoe Duloe Foto : fliker, eprider Tahun 1972 Via : @balichannel . #balitempoeduloe #tabanan_today #tbn_today

1
@infotampaksiring

ARTI DAN SEJARAH "PEDANDA" DALAM AGAMA HINDU DI BALI. Pedanda adalah semua wiku keturunan Dang Hyang Nirartha dan Dang Hyang Asthapaka yang telah melaksanakan upacara mediksa sebagai salah satu Brahmana Gotra di Bali yang menjadi abdi dan hamba dari Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa. Pedanda sebagai kelompok warga /klen /soroh / wangsa brahmana ini disebutkan merupakan : Keturunan Dang Hyang Nirartha disebut sebagai Pedanda Siwa Keturunan Dang Hyang Asthapaka, Pedanda Buddha Kata Pedanda ini mungkin berasal dari Hastapada (Hasta + pada). Hasta artinya tangan dan pada artinya kaki. Jadi Hastapada artinya tangan dan kaki, pembantu, abdi, hamba. Ida artinya Beliau. Kedua kata itu kemudian dijadikan menjadi Hastapada + Ida, menjadi Hastapada + Ida, menjadi Hastapada dan Ida, artinya kaki tangan Beliau Sanghyang Widhi, disingkat dikatakan Padanda. Diceritakanlah dahulu pada tahun 1530 masehi, Dang Hyang Asthapaka datang ke Bali dari majapahit. Bersama dengan pamannya, Dang Hyang Nirartha, berperan melaksanakan Homa atas permintaan Raja Bali, Batur Renggomg, Dang Hyang Asthapaka menetap di Bali dan beliaulah menjadi cikal bakal para Pedanda Buddha, juga di Lombok dan di tempat lain hingga kini. Keturunan kedua beliau yang menjadi wiku, tidak lagi menyandang predikat Dang Hyang , tetapi diganti menjadi Pedanda. Sebabnya, rupa- rupanya sebutan Dang Hyang dirasakan menyamai kedudukan kedua leluhur beliau, yang mereka junjung tinggi itu. Sehingga sampai saat ini, keturunan Dang Hyang Nirartha menyebut diri mereka Pedanda Siwa dan keturunan Sang Hyang Asthapaka, Pedanda Buddha. Demikianlah disebutkan dalam kutipan salah satu mata kuliah Agama Hindu I tentang Rsi yadnya dalam konteks aguron- guron menurut silakrama sebagai sasana bagi para sulinggih dan para sadhu dalam mengabdikan hidupnya di bidang kebenaran dan kesucian. Sumber : sejarahharirayahindu.blogspot.com Foto : Tropenmuseum Tahun 1920 #BALITEMPOEDULOE #SEJARAH #BUDAYA # #BALI #AGAMAHINDU #SEJARAHHINDU # #ARSIPSEJARAHBALI #YADNYAHINDU # #tampaksiring #infotampaksiring at Tampaksiring

0
@radenpanjibambangkuntjoro

DUA ORANG MEMBAWA BABI DI BALI! PERNAH MERASAKAN KEHIDUPAN PADA JAMAN INI? 😍 --- Babi memang menjadi binatang peliharaan bagi masyarakat Bali, karena selain untuk di konsumsi daging babi juga di gunakan untuk persembahan pada saat Upacara keagamaan di Bali yang sangat sering kita jumpai. . Dahulu banyak rumah masyarakat Bali menyediakan sebagaian lahanya sebagai kandang Babi untuk dipelihara, dan juga kebiasaan dahulu adalah membawa babi berjenis kelamin Jantan untuk di kawinkan dengan warga yang memiliki babi betina dengan mengikat tubuhnya dengan seutas tali setelah babi di kawinkan maka akan di bayarkan kepada si pemilik babi Jantan. . Ada banyak faktor yang menyebabkan Kenapa hal seperti itu terjadi. tetapi saat ini kegiatan seperti itu sudah tidak ada lagi, dan warga yang memelihara babi di rumah pun sudah sangat jarang ditemukan. --- Sumber : BTD Foto : Nick dewolf Tahun 1972 #balitempoeduloe #balilampau #balilawas #dokumentasi #kehidupan #arsip #sejarah #bali

0
@tabanan_today

DUA ORANG MEMBAWA BABI DI BALI! PERNAH MERASAKAN KEHIDUPAN PADA JAMAN INI? 😍 --- Babi memang menjadi binatang peliharaan bagi masyarakat Bali, karena selain untuk di konsumsi daging babi juga di gunakan untuk persembahan pada saat Upacara keagamaan di Bali yang sangat sering kita jumpai. . Dahulu banyak rumah masyarakat Bali menyediakan sebagaian lahanya sebagai kandang Babi untuk dipelihara, dan juga kebiasaan dahulu adalah membawa babi berjenis kelamin Jantan untuk di kawinkan dengan warga yang memiliki babi betina dengan mengikat tubuhnya dengan seutas tali setelah babi di kawinkan maka akan di bayarkan kepada si pemilik babi Jantan. . Ada banyak faktor yang menyebabkan Kenapa hal seperti itu terjadi. tetapi saat ini kegiatan seperti itu sudah tidak ada lagi, dan warga yang memelihara babi di rumah pun sudah sangat jarang ditemukan. --- Sumber : BTD Foto : Nick dewolf Tahun 1972 Repost : @bali_punya_cerita #balitempoeduloe #balilampau #balilawas #dokumentasi #kehidupan #arsip #sejarah #bali

0
@infotentanghewan

#Repost @balichannel (@get_repost) ・・・ DUA ORANG MEMBAWA BABI DI BALI! PERNAH MERASAKAN KEHIDUPAN PADA JAMAN INI? 😍 --- Babi memang menjadi binatang peliharaan bagi masyarakat Bali, karena selain untuk di konsumsi daging babi juga di gunakan untuk persembahan pada saat Upacara keagamaan di Bali yang sangat sering kita jumpai. . Dahulu banyak rumah masyarakat Bali menyediakan sebagaian lahanya sebagai kandang Babi untuk dipelihara, dan juga kebiasaan dahulu adalah membawa babi berjenis kelamin Jantan untuk di kawinkan dengan warga yang memiliki babi betina dengan mengikat tubuhnya dengan seutas tali setelah babi di kawinkan maka akan di bayarkan kepada si pemilik babi Jantan. . Ada banyak faktor yang menyebabkan Kenapa hal seperti itu terjadi. tetapi saat ini kegiatan seperti itu sudah tidak ada lagi, dan warga yang memelihara babi di rumah pun sudah sangat jarang ditemukan. --- Sumber : BTD Foto : Nick dewolf Tahun 1972 #balitempoeduloe #balilampau #balilawas #dokumentasi #kehidupan #arsip #sejarah #bali

4
@infoserangan

GAYA BERFOTO ANAK-ANAK JAMAN OLD YANG KAKU. . Berbeda jauh dengan anak anak jaman now yang banyak ekspresi dan gaya jika sudah berhadapan dengan camera. Tak hanya itu penampilan juga harus trendy dan kekinian mengikuti fashion yang sedang berkembang ditambah dengan media sosial yang semakin Canggih dan modern tak hayal membuat hasil foto yang lebih sempurna, jika Jaman dulu seadanya saja bahkan gaya mereka pun natural. _____ Sumber : BTD Foto : E.Asian Archaeology & cultural, history, 1 Januari 1966 #balitempoeduloe #senifoto #kuno #balikuno #peradapan #jaman #Bali #infoserangan@balichannel

1
@halloklungkung

GREAT MEMORIES! SUASANA JALAN PANTAI KUTA DI TAHUN 1977an. Jalan yang dulu tak begitu ramai oleh turis Ini nampak tenang, namun seiring berjalannya waktu kawasan ini semakin berkembang hingga akhirnya kawasan ini berubah menjadi Sangat ramai dan terkenal, bagaimana tidak kawasan ini mulai di lirik investor untuk membangunnya menjadi sebuah kawasan Pariwisata Modern hingga bar, hotel, club'malam restoran dllnya yang bertaburan. Tak heran jika kawasan ini sangat ramai, macet dan gelamor. . Ya inilah Kuta yang selalu memberikan nuansa yang berbeda di setiap gelap malamnya yang selalu di rindukan oleh pelancong jika berkunjung ke Bali. . Sumber : BTD Video by : Ramdarook Lokasi: Jalan Pantai Kuta, dari arah barat ke timur menuju perempatan Jl Legian, Jl Buni sari (Bemo corner). . #arsipsejarahbali #legianbali #kutabeach #kuta #pariwisata #bali #dokumentasi #balitempoeduloe #sejarah #baliisland #citizenjournalist @balichannel - #regrann

1
@bali_punya_cerita

PURA TIRTA EMPUL TAMPAKSIRING, GIANYAR, BALI #balipunyacerita . . Pura Tirta Empul dan permandiannya terletak di wilayah desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali. Tempat ini terletak kurang lebih 40 km ke arah timur laut dari kota Denpasar. . MELUKAT TIRTA EMPUL Kawasan Tampaksiring dapat dikatakan kawasan yang memiliki nilai historis. Selain terdapat Pura Tirta Empul dan permandiannya, juga bekas Istana Presiden RI Pertama, serta Pura Gunung Kawi. . SEJARAH DIBANGUNNYA PURA TIRTA EMPUL Pura Tirta Empul dibangun pada zaman pemerintahan Raja Masula Masuli berkuasa dan memerintah di Bali. Hal ini dapat diketahui dari bunyi lontar Usana Bali. Isi dari lontar itu disebutkan artinya sebagai berikut: “Tatkala itu senang hatinya orang Bali semua, dipimpin oleh Baginda Raja Masula Masuli, dan rakyat seluruhnya merasa gembira, semua rakyat sama-sama mengeluarkan padas, serta bahan bangunan lainnya, seperti dari Blahbatuh, Pejeng, Tampaksiring”. . Sedangkan Permandian Tirta Empul dibangun pada zaman pemerintahan Raja Sri Candrabhaya Singha Warmadewa, dan hal ini dapat diketahui dari adanya sebuah piagam batu yang terdapat di desa Manukaya yang memuat tulisan dan angka yang menyebutkan bahwa permandian Tirta Empul dibangun pada Sasih Kapat tahun Icaka 884, sekitar Oktober tahun 962 Masehi. . Dalam Prasasti Sading ada disebutkan, Raja Masula Masuli bertahta di Bali mulai tahun Saka 1100 atau tahun 1178 M, yang memerintah selama 77 tahun. Berarti Permandian Tirta Empul dibangun lebih dulu kemudian Puranya. Ada perbedaan waktu sekitar 216 tahun antara pembangunan permandian Tirta Empul dengan pembangunan puranya . Sumber : iniputbali.com, BTD Foto : Jhon McPherson Tahun 1977. #balitempoeduloe #sejarah #budaya #gianyar #arsipsejarahbali #tirtaempul @balichannel

2
@sekehedemenbali

PURA TIRTA EMPUL TAMPAKSIRING, GIANYAR, BALI . Pura Tirta Empul dan permandiannya terletak di wilayah desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali. Tempat ini terletak kurang lebih 40 km ke arah timur laut dari kota Denpasar. . MELUKAT TIRTA EMPUL Kawasan Tampaksiring dapat dikatakan kawasan yang memiliki nilai historis. Selain terdapat Pura Tirta Empul dan permandiannya, juga bekas Istana Presiden RI Pertama, serta Pura Gunung Kawi. . SEJARAH DIBANGUNNYA PURA TIRTA EMPUL Pura Tirta Empul dibangun pada zaman pemerintahan Raja Masula Masuli berkuasa dan memerintah di Bali. Hal ini dapat diketahui dari bunyi lontar Usana Bali. Isi dari lontar itu disebutkan artinya sebagai berikut: “Tatkala itu senang hatinya orang Bali semua, dipimpin oleh Baginda Raja Masula Masuli, dan rakyat seluruhnya merasa gembira, semua rakyat sama-sama mengeluarkan padas, serta bahan bangunan lainnya, seperti dari Blahbatuh, Pejeng, Tampaksiring”. . Sedangkan Permandian Tirta Empul dibangun pada zaman pemerintahan Raja Sri Candrabhaya Singha Warmadewa, dan hal ini dapat diketahui dari adanya sebuah piagam batu yang terdapat di desa Manukaya yang memuat tulisan dan angka yang menyebutkan bahwa permandian Tirta Empul dibangun pada Sasih Kapat tahun Icaka 884, sekitar Oktober tahun 962 Masehi. . Dalam Prasasti Sading ada disebutkan, Raja Masula Masuli bertahta di Bali mulai tahun Saka 1100 atau tahun 1178 M, yang memerintah selama 77 tahun. Berarti Permandian Tirta Empul dibangun lebih dulu kemudian Puranya. Ada perbedaan waktu sekitar 216 tahun antara pembangunan permandian Tirta Empul dengan pembangunan puranya . Sumber : iniputbali.com, BTD Foto : Jhon McPherson Tahun 1977.@balichannel @InfoberitaBali #balitempoeduloe #sejarah #budaya #gianyar #arsipsejarahbali #tirtaempul at Tirtha Empul Holy Spring - Bali

1
@infotampaksiring

Via @infoberitabali - PURA TIRTA EMPUL TAMPAKSIRING, GIANYAR, BALI #infoberitabali @InfoberitaBali @infotampaksiring #tampaksiring #infotampaksiring . Pura Tirta Empul dan permandiannya terletak di wilayah desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali. Tempat ini terletak kurang lebih 40 km ke arah timur laut dari kota Denpasar. . MELUKAT TIRTA EMPUL Kawasan Tampaksiring dapat dikatakan kawasan yang memiliki nilai historis. Selain terdapat Pura Tirta Empul dan permandiannya, juga bekas Istana Presiden RI Pertama, serta Pura Gunung Kawi. . SEJARAH DIBANGUNNYA PURA TIRTA EMPUL Pura Tirta Empul dibangun pada zaman pemerintahan Raja Masula Masuli berkuasa dan memerintah di Bali. Hal ini dapat diketahui dari bunyi lontar Usana Bali. Isi dari lontar itu disebutkan artinya sebagai berikut: “Tatkala itu senang hatinya orang Bali semua, dipimpin oleh Baginda Raja Masula Masuli, dan rakyat seluruhnya merasa gembira, semua rakyat sama-sama mengeluarkan padas, serta bahan bangunan lainnya, seperti dari Blahbatuh, Pejeng, Tampaksiring”. . Sedangkan Permandian Tirta Empul dibangun pada zaman pemerintahan Raja Sri Candrabhaya Singha Warmadewa, dan hal ini dapat diketahui dari adanya sebuah piagam batu yang terdapat di desa Manukaya yang memuat tulisan dan angka yang menyebutkan bahwa permandian Tirta Empul dibangun pada Sasih Kapat tahun Icaka 884, sekitar Oktober tahun 962 Masehi. . Dalam Prasasti Sading ada disebutkan, Raja Masula Masuli bertahta di Bali mulai tahun Saka 1100 atau tahun 1178 M, yang memerintah selama 77 tahun. Berarti Permandian Tirta Empul dibangun lebih dulu kemudian Puranya. Ada perbedaan waktu sekitar 216 tahun antara pembangunan permandian Tirta Empul dengan pembangunan puranya . Sumber : iniputbali.com, BTD Foto : Jhon McPherson Tahun 1977. #balitempoeduloe #sejarah #budaya #gianyar #arsipsejarahbali #tirtaempul @balichannel - #regrann at Tampaksiring

0
@baliuptodate

GREAT MEMORIES! SUASANA JALAN PANTAI KUTA DI TAHUN 1977an. #baliuptodate @baliuptodate _ Jalan yang dulu tak begitu ramai oleh turis Ini nampak tenang, namun seiring berjalannya waktu kawasan ini semakin berkembang hingga akhirnya kawasan ini berubah menjadi Sangat ramai dan terkenal, bagaimana tidak kawasan ini mulai di lirik investor untuk membangunnya menjadi sebuah kawasan Pariwisata Modern hingga bar, hotel, club'malam restoran dllnya yang bertaburan. Tak heran jika kawasan ini sangat ramai, macet dan gelamor. . Ya inilah Kuta yang selalu memberikan nuansa yang berbeda di setiap gelap malamnya yang selalu di rindukan oleh pelancong jika berkunjung ke Bali. . Syarat repost di baliuptodate : 1. Follow akun @baliuptodate 2. Tag @baliuptodate dan hastag #baliuptodate 3. Foto atau video informatif, edukatif dan menarik diutamakan 🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴 Sumber : BTD Video by : Ramdarook Lokasi: Jalan Pantai Kuta, dari arah barat ke timur menuju perempatan Jl Legian, Jl Buni sari (Bemo corner). . #arsipsejarahbali #legianbali #kutabeach #kuta #pariwisata #bali #dokumentasi #balitempoeduloe #sejarah #baliisland #citizenjournalist

0
@infoberitabali

PURA TIRTA EMPUL TAMPAKSIRING, GIANYAR, BALI #infoberitabali @InfoberitaBali . Pura Tirta Empul dan permandiannya terletak di wilayah desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali. Tempat ini terletak kurang lebih 40 km ke arah timur laut dari kota Denpasar. . MELUKAT TIRTA EMPUL Kawasan Tampaksiring dapat dikatakan kawasan yang memiliki nilai historis. Selain terdapat Pura Tirta Empul dan permandiannya, juga bekas Istana Presiden RI Pertama, serta Pura Gunung Kawi. . SEJARAH DIBANGUNNYA PURA TIRTA EMPUL Pura Tirta Empul dibangun pada zaman pemerintahan Raja Masula Masuli berkuasa dan memerintah di Bali. Hal ini dapat diketahui dari bunyi lontar Usana Bali. Isi dari lontar itu disebutkan artinya sebagai berikut: “Tatkala itu senang hatinya orang Bali semua, dipimpin oleh Baginda Raja Masula Masuli, dan rakyat seluruhnya merasa gembira, semua rakyat sama-sama mengeluarkan padas, serta bahan bangunan lainnya, seperti dari Blahbatuh, Pejeng, Tampaksiring”. . Sedangkan Permandian Tirta Empul dibangun pada zaman pemerintahan Raja Sri Candrabhaya Singha Warmadewa, dan hal ini dapat diketahui dari adanya sebuah piagam batu yang terdapat di desa Manukaya yang memuat tulisan dan angka yang menyebutkan bahwa permandian Tirta Empul dibangun pada Sasih Kapat tahun Icaka 884, sekitar Oktober tahun 962 Masehi. . Dalam Prasasti Sading ada disebutkan, Raja Masula Masuli bertahta di Bali mulai tahun Saka 1100 atau tahun 1178 M, yang memerintah selama 77 tahun. Berarti Permandian Tirta Empul dibangun lebih dulu kemudian Puranya. Ada perbedaan waktu sekitar 216 tahun antara pembangunan permandian Tirta Empul dengan pembangunan puranya . Sumber : iniputbali.com, BTD Foto : Jhon McPherson Tahun 1977. #balitempoeduloe #sejarah #budaya #gianyar #arsipsejarahbali #tirtaempul @balichannel

0
@nakbalilampung

GREAT MEMORIES! SUASANA JALAN PANTAI KUTA DI TAHUN 1977an. Regrann from @balichannel - _ Jalan yang dulu tak begitu ramai oleh turis Ini nampak tenang, namun seiring berjalannya waktu kawasan ini semakin berkembang hingga akhirnya kawasan ini berubah menjadi Sangat ramai dan terkenal, bagaimana tidak kawasan ini mulai di lirik investor untuk membangunnya menjadi sebuah kawasan Pariwisata Modern hingga bar, hotel, club'malam restoran dllnya yang bertaburan. Tak heran jika kawasan ini sangat ramai, macet dan gelamor. . Ya inilah Kuta yang selalu memberikan nuansa yang berbeda di setiap gelap malamnya yang selalu di rindukan oleh pelancong jika berkunjung ke Bali. . Sumber : BTD Video by : Ramdarook Lokasi: Jalan Pantai Kuta, dari arah barat ke timur menuju perempatan Jl Legian, Jl Buni sari (Bemo corner). . @nakbalilampung #nakbalilampung #arsipsejarahbali #legianbali #kutabeach #kuta #pariwisata #bali #dokumentasi #balitempoeduloe #sejarah #baliisland - #regrann

0
@beritanya_bali

MASIH SEPI, GREAT MEMORIES! SUASANA JALAN PANTAI KUTA DI TAHUN 1977an. Jalan yang dulu tak begitu ramai oleh turis Ini nampak tenang, namun seiring berjalannya waktu kawasan ini semakin berkembang hingga akhirnya kawasan ini berubah menjadi Sangat ramai dan terkenal, bagaimana tidak kawasan ini mulai di lirik investor untuk membangunnya menjadi sebuah kawasan Pariwisata Modern hingga bar, hotel, club'malam restoran dllnya yang bertaburan. Tak heran jika kawasan ini sangat ramai, macet dan gelamor. . Ya inilah Kuta yang selalu memberikan nuansa yang berbeda di setiap gelap malamnya yang selalu di rindukan oleh pelancong jika berkunjung ke Bali. . Sumber : BTD Video by : Ramdarook Lokasi: Jalan Pantai Kuta, dari arah barat ke timur menuju perempatan Jl Legian, Jl Buni sari (Bemo corner). . #arsipsejarahbali #legianbali #kutabeach #kuta #pariwisata #bali #dokumentasi #balitempoeduloe #sejarah #baliisland #citizenjournalist @balichannel - #regrann Regrann from @infoberitabali #beritanya_bali

0
@tapel.tradisi

Minab wenten semeton generasi 70 an sane kantun nyeneng lan inget zaman Bali 1977 niki. @infoberitabali ・・・ GREAT MEMORIES! SUASANA JALAN PANTAI KUTA DI TAHUN 1977an. #infoberitabali @infoberitabali _ Jalan yang dulu tak begitu ramai oleh turis Ini nampak tenang, namun seiring berjalannya waktu kawasan ini semakin berkembang hingga akhirnya kawasan ini berubah menjadi Sangat ramai dan terkenal, bagaimana tidak kawasan ini mulai di lirik investor untuk membangunnya menjadi sebuah kawasan Pariwisata Modern hingga bar, hotel, club'malam restoran dllnya yang bertaburan. Tak heran jika kawasan ini sangat ramai, macet dan gelamor. . Ya inilah Kuta yang selalu memberikan nuansa yang berbeda di setiap gelap malamnya yang selalu di rindukan oleh pelancong jika berkunjung ke Bali. . Sumber : BTD Video by : Ramdarook Lokasi: Jalan Pantai Kuta, dari arah barat ke timur menuju perempatan Jl Legian, Jl Buni sari (Bemo corner). . #arsipsejarahbali #legianbali #kutabeach #kuta #pariwisata #bali #dokumentasi #balitempoeduloe #sejarah #baliisland #citizenjournalist #bali #wonderfulindonesia #travel @balichannel

2
@balijelajah

GREAT MEMORIES! SUASANA JALAN PANTAI KUTA DI TAHUN 1977an. _ Jalan yang dulu tak begitu ramai oleh turis Ini nampak tenang, namun seiring berjalannya waktu kawasan ini semakin berkembang hingga akhirnya kawasan ini berubah menjadi Sangat ramai dan terkenal, bagaimana tidak kawasan ini mulai di lirik investor untuk membangunnya menjadi sebuah kawasan Pariwisata Modern hingga bar, hotel, club'malam restoran dllnya yang bertaburan. Tak heran jika kawasan ini sangat ramai, macet dan gelamor. . Ya inilah Kuta yang selalu memberikan nuansa yang berbeda di setiap gelap malamnya yang selalu di rindukan oleh pelancong jika berkunjung ke Bali. . Sumber : BTD Video by : Ramdarook Lokasi: Jalan Pantai Kuta, dari arah barat ke timur menuju perempatan Jl Legian, Jl Buni sari (Bemo corner). . #arsipsejarahbali #legianbali #kutabeach #kuta #pariwisata #bali #dokumentasi #balitempoeduloe #sejarah #baliisland Repost @balichannel #balijelajah @balijelajah

0
@dewatadaily

GREAT MEMORIES! SUASANA JALAN PANTAI KUTA DI TAHUN 1977an. #dewatadaily @dewatadaily _ Jalan yang dulu tak begitu ramai oleh turis Ini nampak tenang, namun seiring berjalannya waktu kawasan ini semakin berkembang hingga akhirnya kawasan ini berubah menjadi Sangat ramai dan terkenal, bagaimana tidak kawasan ini mulai di lirik investor untuk membangunnya menjadi sebuah kawasan Pariwisata Modern hingga bar, hotel, club'malam restoran dllnya yang bertaburan. Tak heran jika kawasan ini sangat ramai, macet dan gelamor. . Ya inilah Kuta yang selalu memberikan nuansa yang berbeda di setiap gelap malamnya yang selalu di rindukan oleh pelancong jika berkunjung ke Bali. . Sumber : BTD Video by : Ramdarook Lokasi: Jalan Pantai Kuta, dari arah barat ke timur menuju perempatan Jl Legian, Jl Buni sari (Bemo corner). . #arsipsejarahbali #legianbali #kutabeach #kuta #pariwisata #bali #dokumentasi #balitempoeduloe #sejarah #baliisland

0
@infoberitabali

GREAT MEMORIES! SUASANA JALAN PANTAI KUTA DI TAHUN 1977an. #infoberitabali @infoberitabali _ Jalan yang dulu tak begitu ramai oleh turis Ini nampak tenang, namun seiring berjalannya waktu kawasan ini semakin berkembang hingga akhirnya kawasan ini berubah menjadi Sangat ramai dan terkenal, bagaimana tidak kawasan ini mulai di lirik investor untuk membangunnya menjadi sebuah kawasan Pariwisata Modern hingga bar, hotel, club'malam restoran dllnya yang bertaburan. Tak heran jika kawasan ini sangat ramai, macet dan gelamor. . Ya inilah Kuta yang selalu memberikan nuansa yang berbeda di setiap gelap malamnya yang selalu di rindukan oleh pelancong jika berkunjung ke Bali. . Sumber : BTD Video by : Ramdarook Lokasi: Jalan Pantai Kuta, dari arah barat ke timur menuju perempatan Jl Legian, Jl Buni sari (Bemo corner). . #arsipsejarahbali #legianbali #kutabeach #kuta #pariwisata #bali #dokumentasi #balitempoeduloe #sejarah #baliisland #citizenjournalist @balichannel

5
@peliatan_hari_ini

SUASANA JALAN RAYA DESA PELIATAN UBUD GIANYAR - BALI. _ Berkembangnya pariwisata di Bali dgn baik, cukup mendongkrak keberadaan desa wisata seperti yg kita temukan di desa Peliatan, Kecamatan Ubud. Banyak wisatawan berkunjung ke sini karena mereka bisa dgn mudah menemukan hasil karya cipta seni kerajinan masyarakat setempat, selain itu pergelaran kesenian rutin dan berkala sering menjadi sebuah pertunjukan yg dinantikan oleh wisatawan. . Keberadaan masyarakatnya masih memegang teguh budaya serta tradisi yg diwariskan oleh nenek moyangnya, dan berjalan lestari sampai sekarang ini. . Desa Peliatan berada sekitar 2 km dari pusat kota Gianyar, Ubud yg menjadi salah satu objek wisata di Bali paling populer, dan sekarang menjadi bagian agenda kunjungan wisatawan saat perjalanan tour. Desa Peliatan berada dlm transisi jaman ke arah serba modern, pengaruh-pengaruh budaya luar yg semakin kuat, namun tata cara kehidupan dan budaya tradisional masih mendominasi. Sehingga ini juga yg menarik kedatangan wisatawan ke tempat ini, dari sini bisa diketahui minat wisatawan mengunjungi pulau Dewata ini, bukan karena keindahan alamnya saja tetapi juga berkaitan dengan budaya, tradisi, seni dan sejarah. . Wisatawan yg berkunjung ke Desa Peliatan juga antusias untuk membeli hasil kerajianan masyarakatnya, mereka juga antusias untuk menyaksikan pementasan kesenian yg sering kali digelar, para pelancong bisa menemukan dgn mudah berbagai hal yg berkaitan dgn kehidupan tradisional, dimana sekarang sangat jarang bisa ditemukan dalam jaman yg serba modern, itulah budaya dan tradisi yg mengikat kehidupan masyarakatnya, sebuah tanggung jawab moral untuk tetap melestarikan budaya leluhurnya, dan keberadaanya kini sangat tepat menjadi desa wisata. . Semua yg berbau seni dan kerajinan rakyat ditonjolkan, penduduknya sendiri cukup padat, sebagian masih menekuni mata pencaharian sebagai petani, menggarap tanah persawahan dan sebagian berkecimpung dalam kepariwisataan seperti dalam berkesenian yang menghasilkan kreasi seni ukir, patung, tari dan seni lukis. . Sumber : www.balitour.com Foto : leonard pitt Tahun 1973 & Admin Tahun 2016 #balitempoeduloe Repost By @balichannel at Peliatan

1
@helloubud

SUASANA JALAN RAYA DESA PELIATAN UBUD GIANYAR - BALI. _ Berkembangnya pariwisata di Bali dgn baik, cukup mendongkrak keberadaan desa wisata seperti yg kita temukan di desa Peliatan, Kecamatan Ubud. Banyak wisatawan berkunjung ke sini karena mereka bisa dgn mudah menemukan hasil karya cipta seni kerajinan masyarakat setempat, selain itu pergelaran kesenian rutin dan berkala sering menjadi sebuah pertunjukan yg dinantikan oleh wisatawan. . Keberadaan masyarakatnya masih memegang teguh budaya serta tradisi yg diwariskan oleh nenek moyangnya, dan berjalan lestari sampai sekarang ini. . Desa Peliatan berada sekitar 2 km dari pusat kota Gianyar, Ubud yg menjadi salah satu objek wisata di Bali paling populer, dan sekarang menjadi bagian agenda kunjungan wisatawan saat perjalanan tour. Desa Peliatan berada dlm transisi jaman ke arah serba modern, pengaruh-pengaruh budaya luar yg semakin kuat, namun tata cara kehidupan dan budaya tradisional masih mendominasi. Sehingga ini juga yg menarik kedatangan wisatawan ke tempat ini, dari sini bisa diketahui minat wisatawan mengunjungi pulau Dewata ini, bukan karena keindahan alamnya saja tetapi juga berkaitan dengan budaya, tradisi, seni dan sejarah. . Wisatawan yg berkunjung ke Desa Peliatan juga antusias untuk membeli hasil kerajianan masyarakatnya, mereka juga antusias untuk menyaksikan pementasan kesenian yg sering kali digelar, para pelancong bisa menemukan dgn mudah berbagai hal yg berkaitan dgn kehidupan tradisional, dimana sekarang sangat jarang bisa ditemukan dalam jaman yg serba modern, itulah budaya dan tradisi yg mengikat kehidupan masyarakatnya, sebuah tanggung jawab moral untuk tetap melestarikan budaya leluhurnya, dan keberadaanya kini sangat tepat menjadi desa wisata. . Semua yg berbau seni dan kerajinan rakyat ditonjolkan, penduduknya sendiri cukup padat, sebagian masih menekuni mata pencaharian sebagai petani, menggarap tanah persawahan dan sebagian berkecimpung dalam kepariwisataan seperti dalam berkesenian yang menghasilkan kreasi seni ukir, patung, tari dan seni lukis. . Sumber : www.balitour.com Foto : leonard pitt Tahun 1973 & Admin Tahun 2016 Repost @balichannel #balitempoeduloe #gianyar #sejarah #budaya at Pasar Peliatan Ubud

0
@baliinfo.id

° MAKNA HARI PENAMPAHAN GALUNGAN . Penampahan Galungan adalah hari raya yang dilaksanakan di Bali tepatnya pada hari selasa atau anggara wage wuku dungulan yaitu sehari sebelum perayaan Galungan yang ditandai dengan proses nampah, ngelawar sebagai ciri khas dalam masyarakat Bali. . Pelaksanaan hari raya ini dalam cerita rakyat pulau dewata disebutkan penampahan galungan merupakan wujud ritual / yadnya yang dirayakan dengan upacara Natab Sesayut Penampahan atau disebut dgn Sesayut Pamyak Kala Laramelaradan. . Makna dari prosesi ritual ini adalah untuk mengingatkan umat agar membangun kekuatan Wiweka Jnana atau membangun kekuatan diri untuk mampu membeda bedakan Rwa Bineda, yaitu: Mana yang benar dan mana yang salah. Mana yang baik dan mana yang buruk. Mana yang patut dan mana yang tidak patut. . Dengan demikian secara tegas dapat kita menghindar dari kesalahan-kesalahan yang dapat membawa kita pada kehidupan yang adharma. Jadi penyembelihan ayam dan babi itu sesungguhnya sebagai simbol untuk menyembelih sifat-sifat serakah suka bertengkar seperti : Sifat buruk dari ayam dan sifat-sifat malas pengotor seperti babi. . Karena binatang itu juga memiliki sifat-sifat baik secara instingtif, tentunya akan menjadi mubazir kalau perayaan hari Penampahan ini kita rayakan hanya dengan pesta-pesta. Hendaknyalah disertai renungan agar dengan sungguh-sungguh kita berusaha untuk menyembelih sifat-sifat malas dan serakah yang mungkin masih melekat dalam diri kita. . Dengan demikian saat Galungan berikutnya kita sudah menjadi lebih baik dari Galungan sebelumnya. . RAHAJENG RAHINA GALUNGAN LAN KUNINGAN SEMETON UMAT HINDU SEDHARMA. . . Sumber: sejarahharirayahindu.blogspot.com Foto : laberlaban , Tahun 1978 Repost: @balichannel @baliinfo.id #baliinfo #balitempoeduloe #sejarahbali #bali #penampahan #galungan #hariraya

0
@tradisi_melayangan

"TRADISI MELAYANGAN DI BALI" Meplayan layangan atau bermain layangan sudah sangat kental dibali,dimana di masa lampau untuk mengisi waktu luang selain bercengkrama,kegiatan mereka di isi dengan melayangan,hobi melayangan tidak hanya di lakukan oleh anak2 saja tapi orang dewasa juga melakukan permainan ini,kepuasannya terletak pada saat dimana angin berhembus dan menerbangkan layangan,berlenggak~lengok di udara dan mendengarkan suara merdu dari guangan ( bebunyian yang di pasang di atas dan bawah layangan seperti pita yang panjang yg di pasang dengan bambu atau kayu buah yang dapat menghasilkan suara yang sangat merdu) Awal tradisi ini lahir suatu tradisi saat seorang anak gembala bajak sawah yang mengisi waktu senggangnya untuk bermain layang~layang di tengah hamparan sawah atau tanah lapang yang luas,dalam masyarakat bali di sebut "RARE ANGON"yang dalam cerita pewayangan merupakan putra "DEWA SIWA" yang berwujud anak kecil. Pertengahan dekade 80an orang bali seakan begitu tergila~gila dengan layangan hampir setiap siang,terutama pada bulan juli - agustus ada saja yang terliahat membawa layangan ketanah sawah.ada yang sendiri atau pun berkelompok,dan ukuranyan pun beraneka ragam. Cara menerbangkanya satu atau dua orang memegang layangan "NUNJUK" dan yang lainya menarik layangan "NGEDENGIN" Sang pemegang tali memberi aba2 " LEBANG" (lepaskan) yang memegang layang~ layang memposisikan layangan di atas kepalanya.dan layangan di lepaskan ke udara bersamaan dengan tali di tarik dan embusan angin. Jika layangan berhasil mengudara maka tali akan di ikat kan kepohon yang cukup kuat menopang tarikan layang-layang di udara. Di jaman sekarang tradisi ini masih tetap di lestarikan oleh pemerintah bali melalui lomba2 yang di adakan seperti di pantai padang galak sanur bali pada musim layangan antara bulan juli-agustus, mengingat pembangunan di bali begitu pesat yang menyebabkan kurang adanya lahan atau tanah lapang yang luas untuk memainkan layang~layang. Sumber : sejarahbali / balitempoeduloe Foto : Tropen museum Tahun 1930an #BaliTempoeDuloe #TropenMuseum #wikipedia #arsipsejarahbali #balikitefestival #tradisi #balilawas

1
Next »